Tips Parenting Yang Semua Orang Tua Harus Tahu!

Mendidik anak bukanlah sebuah perkara yang mudah. Setiap anak memiliki watak, karakter, dan sifat yang berbeda – beda.

Orang tua juga memiliki sifat bawaan yang berbeda – beda sehingga membuat gaya pengasuhan setiap orang tua berbeda.

Ada orang tua yang bisa mendidik akan dengan mudah, ada yang menganggap hal tersebut sebagai sebuah seni, namun ada pula yang merasa mendidik anak seperti menaiki sebuah roller coaster, menegangkan.

Mudahnya akses teknologi masa kini membuat tantangan dalam mendidik anak semakin besar. Anak bisa dengan mudah mendapatkan informasi dari luar melalui kemudahan tekologi.

Ada yang bersifat positif namun ada pula yang negative. Orang tua harus cermat dalam menerapkan gaya parenting agar anak lebih mudah di didik.

Namun, kalian tak perlu khawatir, karena di bawah ini kami akan berikan beberapa tips parenting untuk kalian.

1.Bangun Rasa Percaya Diri Pada Anak dan Beri Perhatian yang Positif

Bangun Rasa Percaya Diri Pada Anak dan Beri Perhatian yang Positif

Tips parenting yang pertama perlu diterapkan adalah dengan membangun rasa percaya diri pada anak. Anak yang percaya diri akan lebih mudah mengelola emosi dan menyelesaikan masalah yang sulit. Anak juga lebih mudah dikoreksi jika bersalah karena ia memiliki kebanggaan akan dirinya sendiri.

Salah satu cara untuk menumbuhkan kepercayaan diri anak adalah dengan mengetahui kelebihan dan kelemahan dari masing-masing anak. Terima setiap kelebihan dan kekurangannya sebagai sebuah poin positif yang membuatnya percaya diri.

Anak membutuhkan perhatian yang positif dari orang tua agar ia tidak mencari perhatian di tempat lain yang berujung negatif.

Orang tua perlu berkomunikasi secara efektif dengan anak agar si kecil merasa diperhatikan. Apresiasi setiap sikapnya yang positif agar ia semakin termotivasi untuk berlaku baik.

Sebaliknya, hindari fokus pada sikap negatifnya karena anak bisa mengira bahwa ia akan diperhatikan setiap kali melakukan perbuatan buruk.

2.Hindari Membandingkan Anak dengan Saudaranya dan Beri Pujian yang Tulus

Hindari Membandingkan Anak dengan Saudaranya dan Beri Pujian yang Tulus

Untuk memudahkan parenting yang positif di rumah, hindari membandingkan anak dengan saudara kandungnya.

Membandingkan anak berpotensi memunculkan perasaan iri pada anak terhadap saudaranya. Rasa iri ini juga dapat memicu persaingan seumur hidup yang berdampak pada masalah keluarga di kemudian hari.

Jadi pastikan orang tua dapat meyakinkan si kecil bahwa mereka sama-sama disayang, tidak ada yang lebih atau kurang.

Dalam mengukur setiap kemampuan, libatkan mereka untuk menilai kemampuan masing-masing, bukan membandingkannya dengan kemampuan yang dimiliki anak lain.

Ketika anak melakukan hal yang baik, berikan pujian dengan tulus. Jangan ragu untuk mengapresiasi kemampuan yang dimiliki anak, hal ini dapat mengembangkan sikap positif pada anak.

Jika perlu, berikan hadiah untuk si kecil. Katakan padanya bahwa hadiah diberikan karena orang tua sayang dan bangga pada anak. Namun hindari memberikan iming-iming ya.

3.Tunjukkan Contoh yang Baik dan Ajarkan Anak Untuk Mendengarkan

Tunjukkan Contoh yang Baik dan Ajarkan Anak Untuk Mendengarkan

Orang tua merupakan sosok yang akan ditiru dan dicontoh oleh anak. Oleh karena itu, orang tua harus menunjukkan contoh perbuatan baik pada anak.

Di dunia ini memang tidak ada orang tua yang sempurna, namun memberikan contoh yang baik dalam kehidupan sehari-hari adalah wajib hukumnya.

Bila Anda ingin anak bertutur kata yang lembut dan baik serta bersikap sopan, maka Anda harus selalu bersikap yang sama sebagai panutan. Ingatlah jika orang tua merupakan contoh yang akan diikuti oleh anak hingga mereka dewasa.

Hal lain yang perlu diperhatikan dalam parenting adalah mengajarkan anak untuk mau mendengarkan. Saat ini banyak orang yang hanya mau didengar saja tanpa mau mendengarkan orang lain.

Tentunya kamu tidak ingin si kecil memiliki perangai seperti itu bukan? Oleh karena itu, kamu harus mengajarkan anak untuk mau mendengarkan sejak dini.

Caranya, biasakan untuk mendengarkan perkataan anak. Ketika anak tidak mau melakukan sesuatu atau menolak perintah orang tua, cobalah untuk tetap mendengar alasan anak.

Anak yang terbiasa didengar akan memiliki sikap mau mendengarkan orang lain juga. Nantinya ia juga tidak akan canggung untuk mengemukakan pendapat atau perasaannya pada orang tua.

Nah, itulah beberapa tips yang bisa kalian lakukan untuk merawat anak kalian. Semoga bermanfaat.